Bupati Barru dan STIA LAN Makassar Teken MoU Berbasis Riset

Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari dan Direktur Politeknik STIA LAN Makassar Dr. Sulaeman Fattah menandatangani MoU kerja sama pembangunan berbasis riset

MAKASSAR, SAORAJA­NEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Barru memperkuat langkah membangun daerah dengan pendekatan yang lebih berbasis pengetahuan. Pemkab Barru bersama Politeknik STIA LAN Makassar resmi menandatangani MoU pembangunan berbasis riset, Senin (15/6/2026), sebagai pijakan untuk memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan sumber daya manusia.

Penandatanganan Nota Kesepahaman tersebut dilakukan Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari bersama Direktur Politeknik STIA LAN Makassar Dr. Sulaeman Fattah, M.Si. di Aula Politeknik STIA LAN Makassar. Kerja sama ini diharapkan tidak berhenti pada seremoni penandatanganan, tetapi berkembang menjadi berbagai kajian dan program yang dapat menjawab persoalan pembangunan di Kabupaten Barru.

Bagi Pemkab Barru, keterlibatan perguruan tinggi menjadi penting karena berbagai persoalan daerah membutuhkan pendekatan yang tidak hanya bertumpu pada kebijakan administratif. Data, penelitian, dan kajian akademik dapat menjadi dasar untuk membaca persoalan secara lebih utuh sebelum sebuah kebijakan diterapkan.

Usai penandatanganan MoU, Andi Ina kemudian memberikan kuliah umum di hadapan civitas akademika Politeknik STIA LAN Makassar. Tema yang diangkat cukup dekat dengan tantangan pembangunan daerah, yakni “Strategi Penanggulangan Kemiskinan Kabupaten Barru.”

MoU Barru dan STIA LAN Makassar Diarahkan Jadi Solusi Pembangunan

Dalam kuliah umum tersebut, Bupati Barru memaparkan sejumlah strategi pemerintah daerah dalam menekan angka kemiskinan. Upaya itu mencakup pemberdayaan ekonomi masyarakat, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, penguatan perlindungan sosial, serta kolaborasi lintas sektor.

Pembahasan tersebut menjadi relevan dengan kerja sama yang baru saja dibangun. Sebab, penanggulangan kemiskinan bukan persoalan yang dapat diselesaikan hanya melalui satu program atau satu perangkat daerah.

Diperlukan pemetaan masalah, pengukuran dampak program, serta evaluasi yang dilakukan secara berkelanjutan. Di sinilah perguruan tinggi dapat mengambil peran melalui penelitian dan kajian yang lebih terukur.

Kerja sama dengan Politeknik STIA LAN Makassar diharapkan menjadi ruang bagi Pemkab Barru untuk mendapatkan perspektif akademik dalam merancang berbagai kebijakan. Sebaliknya, perguruan tinggi memperoleh ruang untuk mengimplementasikan pengetahuan dan hasil penelitian dalam persoalan pembangunan yang nyata di masyarakat.

Direktur Politeknik STIA LAN Makassar, Dr. Sulaeman Fattah, M.Si., menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama tersebut.

Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah diharapkan dapat melahirkan kajian ilmiah, inovasi kebijakan, serta solusi nyata yang mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Harapan itu sekaligus mempertegas bahwa pembangunan berbasis riset bukan sekadar istilah akademik. Hasil penelitian diharapkan dapat diterjemahkan menjadi rekomendasi yang berguna bagi pemerintah ketika menentukan arah kebijakan.

Bagi Barru, pola kolaborasi semacam ini dapat membuka ruang baru untuk mengembangkan berbagai inovasi pemerintahan. Kebijakan yang disusun dengan dukungan data dan kajian diharapkan lebih mampu menjawab kebutuhan masyarakat, sekaligus menghindari pendekatan yang hanya bersifat jangka pendek.

Usai kuliah umum, suasana kegiatan berlanjut dengan sesi tanya jawab. Mahasiswa dan civitas akademika Politeknik STIA LAN Makassar menyampaikan sejumlah pertanyaan langsung kepada Bupati Barru.

Pertanyaan yang muncul antara lain menyangkut strategi pemerintah daerah dalam mengatasi kemiskinan, peningkatan kesempatan kerja, hingga peran generasi muda dalam mendukung pembangunan daerah.

Sesi tersebut menjadi bagian menarik dari rangkaian kegiatan. Sebab, kerja sama pemerintah daerah dan perguruan tinggi pada akhirnya bukan hanya tentang hubungan antarlembaga, tetapi juga bagaimana pengetahuan dan gagasan generasi muda dapat ikut masuk dalam percakapan pembangunan.

Pemkab Barru berharap MoU tersebut dapat memperkuat hubungan kelembagaan dengan Politeknik STIA LAN Makassar. Kolaborasi diharapkan berkembang ke berbagai bidang yang relevan dengan kebutuhan daerah, khususnya penelitian, pengembangan kapasitas aparatur, pendidikan, serta pengabdian kepada masyarakat.

Dalam kegiatan itu, Bupati Barru didampingi Asisten I Setda Barru Jamaluddin, S.Sos., M.H., Kepala BKAD Abubakar, S.Sos., M.Si., Kepala Bapperida H. A. Unru, S.T., M.SP., Kepala DPMPTSP Dr. S. Rifatullah Akil, S.STP., M.Si., Kepala Dinas PMD, PPKB Herman Jaya, S.P., M.M., serta sejumlah pejabat lainnya.

Dari pihak Politeknik STIA LAN Makassar, kegiatan turut dihadiri Wakil Direktur I Prof. Hajmi Kamariah, S.E., M.Si., Wakil Direktur II Dra. Erni Cahyani, S.E., M.Si., Wakil Direktur III Dr. Alam Tauhid Syukur, S.Sos., M.Si., serta Ketua Senat Dr. Muhammad Syarif Ahmad, S.Sos., M.Pd.

Kerja sama ini pun menjadi langkah awal untuk membangun pola hubungan yang lebih erat antara pemerintah dan dunia akademik. Tantangannya ke depan adalah memastikan MoU tersebut benar-benar menghasilkan program, kajian, dan rekomendasi yang bisa digunakan untuk memperbaiki kebijakan.

Dengan begitu, pembangunan berbasis riset di Barru tidak berhenti pada dokumen kerja sama. Ia diharapkan tumbuh menjadi budaya baru dalam pengambilan keputusan—menggunakan data, membaca persoalan secara objektif, dan menghadirkan solusi yang benar-benar memiliki dampak bagi masyarakat.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama