Bupati Barru Apresiasi Kehadiran Hoplin Preschool


MAKASSAR, SAORAJANEWS.COM
– Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari menghadiri Grand Opening Hoplin Preschool by Kidsstar di kawasan Graha Boulevard, Summarecon Mutiara Makassar, Sabtu (4/7/2026). Kehadirannya menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan pendidikan anak usia dini (PAUD) sebagai fondasi utama dalam membangun generasi yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Peresmian yang diselenggarakan Yayasan Pendidikan Dunia Anak Makassar tersebut menandai hadirnya lembaga pendidikan anak usia dini yang mengedepankan pembentukan karakter, kemandirian, kreativitas, serta pembiasaan nilai-nilai positif sejak masa emas perkembangan anak.

Suasana peresmian berlangsung hangat dan penuh optimisme. Sejumlah tokoh pendidikan, pengelola yayasan, orang tua, mitra, serta tamu undangan turut menyaksikan dibukanya lembaga pendidikan yang mengusung konsep pembelajaran modern berbasis perkembangan anak.

PAUD Jadi Investasi Jangka Panjang Bangun SDM Berkualitas

Dalam sambutannya, Bupati Andi Ina Kartika Sari menyampaikan apresiasi atas hadirnya Hoplin Preschool sebagai institusi pendidikan yang berkomitmen menyediakan layanan pendidikan berkualitas bagi anak usia dini.

Menurutnya, pendidikan pada masa awal kehidupan merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan kualitas sumber daya manusia di masa mendatang.

"Pendidikan anak usia dini merupakan investasi jangka panjang yang sangat menentukan kualitas sumber daya manusia di masa depan. Anak-anak perlu mendapatkan ruang belajar yang aman, menyenangkan, serta mampu membentuk karakter dan kreativitas mereka sejak dini," ujar Bupati Barru.

Ia menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia yang unggul harus dimulai sejak golden age, ketika anak berada pada fase perkembangan yang sangat menentukan pembentukan karakter, kebiasaan, serta kemampuan berpikir.

Karena itu, Andi Ina menilai keberhasilan pendidikan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi memerlukan kolaborasi erat antara pemerintah, lembaga pendidikan, keluarga, dan masyarakat.

Menurutnya, sinergi seluruh pihak menjadi kunci untuk melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga sehat, mandiri, kreatif, dan memiliki karakter yang kuat.

Hoplin Preschool Makassar hadir dengan konsep pendidikan anak usia dini berbasis kurikulum global yang mengedepankan joyful learning dan penguatan life skills.

Lembaga ini melayani anak usia 8 bulan hingga 6 tahun, dengan pendekatan pembelajaran yang mengadopsi praktik pendidikan dari Finlandia, Singapura, China, dan Australia.

Berbagai metode diterapkan dalam proses belajar, mulai dari joyful learning, purposeful play, inquiry, STEAM, learner profile, developmental milestones, hingga penguatan keterampilan hidup yang disesuaikan dengan tahapan perkembangan anak.

Presiden Direktur Hoplin, Yenni Yulita, mengatakan lembaga yang dipimpinnya tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga membangun fondasi kehidupan anak sejak usia dini.

"Ketika kita menanamkan keberanian, kemandirian, rasa ingin tahu, kasih, dan tanggung jawab sejak dini, kita sedang menumbuhkan generasi yang bukan hanya pintar, tetapi juga bijaksana dan berkarakter," ujarnya.

Senada dengan itu, Direktur Hoplin Preschool, Petrus Yalim, menegaskan bahwa kehadiran Hoplin di Makassar merupakan bagian dari komitmen menghadirkan lingkungan belajar yang aman, modern, serta relevan dengan kebutuhan keluarga masa kini.

Menurutnya, dunia pendidikan anak usia dini terus berkembang sehingga lembaga pendidikan dituntut mampu menghadirkan metode pembelajaran yang adaptif, menyenangkan, dan mampu menggali potensi setiap anak secara optimal.

Grand Opening Hoplin Preschool turut dihadiri Pembina Yayasan Pendidikan Dunia Anak Makassar, perwakilan Summarecon Mutiara Makassar, tokoh pendidikan, jajaran manajemen Hoplin Preschool, para orang tua, mitra, serta tamu undangan lainnya.

Melalui kehadiran lembaga pendidikan seperti Hoplin Preschool, diharapkan semakin banyak anak memperoleh akses terhadap layanan pendidikan usia dini yang berkualitas, sehingga mampu menjadi fondasi lahirnya generasi Indonesia yang cerdas, kreatif, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama