BARRU, SAORAJANEWS.COM – Wakil Bupati Barru memastikan penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa traktor roda empat (TR4) kepada kelompok tani di Desa Tompo berjalan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan petani.
Kegiatan tersebut dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., saat memberikan pengarahan kepada 10 kelompok tani penerima bantuan alsintan dari pemerintah pusat.
Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya transparansi dalam distribusi bantuan agar benar-benar memberikan manfaat bagi peningkatan produktivitas pertanian di daerah.
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran
Wakil Bupati Barru menyampaikan bahwa bantuan alsintan sebelumnya telah diserahkan secara simbolis oleh Bupati Barru. Namun, dirinya turun langsung ke lapangan untuk memastikan kesesuaian data penerima dengan kondisi riil di lapangan.
“Bantuan ini sebelumnya telah diserahkan oleh Ibu Bupati secara simbolis. Atas arahan Bupati saya ingin memastikan langsung bantuan yang disalurkan benar-benar sesuai dengan data dan tepat sasaran,” ujarnya.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari pengawasan pemerintah daerah terhadap efektivitas program bantuan pertanian yang bersumber dari APBN.
Selain itu, Wakil Bupati juga mengungkapkan bahwa dalam beberapa pekan terakhir pihaknya aktif turun ke berbagai wilayah untuk melihat langsung kondisi sektor pertanian, perkebunan, hingga peternakan di Kabupaten Barru.
Dorong Produktivitas dan Percepatan Tanam
Dalam kesempatan tersebut, ia menyoroti dampak signifikan penggunaan alsintan terhadap percepatan pengolahan lahan.
Menurutnya, sebelumnya petani membutuhkan waktu hingga dua bulan untuk mengolah sawah. Namun, dengan dukungan traktor roda empat, proses tersebut kini dapat diselesaikan dalam waktu sekitar dua minggu.
“Kalau sebelumnya pengolahan sawah bisa memakan waktu sampai dua bulan, dengan dukungan TR4 tersebut sekarang bisa diselesaikan sekitar dua minggu,” jelasnya.
Efisiensi ini dinilai mampu mempercepat masa tanam sekaligus meningkatkan produktivitas hasil pertanian.
Wakil Bupati juga menekankan bahwa keberadaan alsintan tidak hanya membantu efisiensi waktu, tetapi juga menekan biaya produksi petani serta mendukung modernisasi sektor pertanian.
Ubah Pola Pikir Petani
Selain aspek teknis, Wakil Bupati Barru juga mengingatkan pentingnya perubahan pola pikir petani agar lebih adaptif terhadap perkembangan sektor pertanian.
Ia mendorong petani untuk tidak bersikap pasif dan mampu memanfaatkan peluang yang ada, termasuk dalam pengelolaan hasil panen.
“Kita sekarang sudah harus berubah, dari petani biasa menjadi petani luar biasa. Jangan tinggal diam,” tegasnya.
Ia juga menyoroti masih adanya lahan yang tidak dimanfaatkan secara optimal karena kendala pemasaran hasil panen. Menurutnya, hal tersebut seharusnya dapat diatasi dengan pengelolaan yang lebih baik.
Optimalkan Pemanfaatan Bantuan
Dalam arahannya, Wakil Bupati Barru menegaskan bahwa alsintan merupakan aset negara yang harus dimanfaatkan secara adil oleh masyarakat.
Ia mengingatkan agar penggunaan alat tidak dimonopoli oleh kelompok tertentu, melainkan dapat diakses oleh petani lain di sekitar lokasi.
Pemerintah Kabupaten Barru sendiri telah menerima berbagai dukungan dari pemerintah pusat, termasuk brigade pangan, program optimasi lahan, ratusan pompa air, serta puluhan unit traktor.
Selain sektor pertanian, pemerintah daerah juga terus mendorong pengembangan komoditas lain seperti pengembangan kopi Barru serta pembangunan infrastruktur jalan Pujananting guna menunjang pertumbuhan ekonomi daerah.
Di akhir kegiatan, Wakil Bupati mengajak seluruh kelompok tani untuk menjaga kebersamaan dan memanfaatkan bantuan yang diberikan secara maksimal demi peningkatan kesejahteraan petani dan kemajuan sektor pertanian di Barru.
