Wakil Bupati Barru Tutup Milad DDI dan Launching Toserba


BARRU, SAORAJANEWS.COM – Wakil Bupati Barru menghadiri sekaligus menutup peringatan Milad ke-87 Darud Da’wah Wal-Irsyad (DDI) yang dirangkaikan dengan launching pusat perekonomian Toserba Terpadu DDI Mangkoso sebagai upaya memperkuat peran pesantren dalam pendidikan dan ekonomi umat.

Kegiatan yang berlangsung di GOR Kampus III Putri Bululampang, Kelurahan Mangkoso, Kecamatan Soppeng Riaja ini dihadiri berbagai unsur, mulai dari ulama, akademisi, hingga jajaran pemerintah daerah. Momentum ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi besar keluarga DDI yang tersebar di berbagai daerah.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Barru menegaskan bahwa Milad DDI bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan refleksi perjalanan panjang organisasi dalam membangun pendidikan dan dakwah Islam di Indonesia.

Peran Strategis DDI dalam Pendidikan dan Dakwah

Wakil Bupati Barru mengapresiasi kontribusi DDI yang telah berkiprah selama puluhan tahun dalam mencetak generasi berakhlak dan berilmu. Ia menyebut DDI sebagai organisasi Islam yang moderat dan mampu menjaga keseimbangan antara nilai keagamaan dan kebangsaan.

“DDI telah membuktikan diri sebagai organisasi Islam yang besar, moderat, dan dirindukan umat,” ujarnya.

Menurutnya, peran pesantren seperti DDI Mangkoso sangat penting di tengah tantangan moral dan sosial yang dihadapi generasi muda saat ini. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan lembaga pendidikan keagamaan.

Ia juga menekankan bahwa para santri merupakan aset masa depan bangsa yang tidak hanya dituntut cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kekuatan spiritual dan sosial.

Dorong Kemandirian Ekonomi Pesantren

Selain aspek pendidikan, Wakil Bupati Barru turut mengapresiasi peluncuran pusat perekonomian pesantren berupa Toserba Terpadu DDI Mangkoso. Inisiatif ini dinilai sebagai langkah strategis dalam mendorong kemandirian ekonomi pesantren sekaligus memperkuat ekonomi umat.

Menurutnya, pengembangan sektor ekonomi di lingkungan pesantren akan memberikan dampak luas, tidak hanya bagi santri, tetapi juga masyarakat sekitar.

Wakil Bupati juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga dan mengembangkan pesantren sebagai pusat pemberdayaan masyarakat berbasis keagamaan dan ekonomi.

Tekankan Nilai Kebersamaan dan Persatuan

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyoroti pentingnya nilai kebersamaan dalam menyukseskan berbagai kegiatan DDI. Rangkaian Milad ke-87 yang diisi dengan kegiatan ilmiah, seni, olahraga, dan silaturahmi dinilai sebagai bukti kuatnya solidaritas internal organisasi.

Wakil Bupati Barru mengingatkan bahwa keberkahan akan tercapai melalui kerja kolektif dan kebersamaan, sejalan dengan prinsip yang selama ini dijunjung tinggi oleh DDI.

Ia pun memberikan pesan khusus kepada para santri agar terus menjaga integritas dan menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

“Menjadi orang penting itu baik, tetapi yang jauh lebih penting adalah menjadi orang baik,” pesannya.

Komitmen Pemerintah Daerah

Pemerintah Kabupaten Barru menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan lembaga pendidikan keagamaan dalam mendukung pembangunan daerah.

Kolaborasi antara pemerintah dan pesantren diharapkan mampu melahirkan generasi unggul yang tidak hanya siap menghadapi tantangan zaman, tetapi juga mampu menjaga nilai-nilai kebangsaan dan keagamaan secara seimbang.

Melalui momentum Milad ke-87 ini, DDI Mangkoso diharapkan semakin berkembang sebagai pusat pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan ekonomi yang memberi kontribusi nyata bagi masyarakat luas.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama