BARRU, SAORAJANEWS.COM – Asesmen Akreditasi IAI DDI Mangkoso menjadi momentum penting bagi pengembangan pendidikan tinggi di Kabupaten Barru. Wakil Bupati Barru, Dr. Ir. Abustan A. Bintang, M.Si., menghadiri kegiatan asesmen lapangan akreditasi perguruan tinggi Institut Agama Islam Darud Da'wah Wal Irsyad (IAI DDI) Mangkoso di Kecamatan Soppeng Riaja, Jumat (8/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di kampus IAI DDI Mangkoso itu menjadi bagian penting dalam menentukan arah pengembangan perguruan tinggi, khususnya dalam upaya meraih hasil akreditasi terbaik dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Barru menegaskan bahwa target utama kampus tidak hanya sebatas memperoleh akreditasi, tetapi juga mencapai predikat unggul.
“Kita berharap hasil terbaik untuk IAI DDI Mangkoso. Kalau tidak unggul, minimal baik sekali. Karena perguruan tinggi harus terus berpikir tentang kualitas dan masa depan,” ujarnya.
IAI DDI Mangkoso Jadi Magnet Pendidikan Barru
Abustan menjelaskan, IAI DDI Mangkoso memiliki sejarah panjang dalam dunia pendidikan dan dakwah di Sulawesi Selatan. Kampus tersebut dinilai telah melahirkan banyak alumni yang berkiprah di berbagai daerah di Indonesia.
Menurutnya, keberadaan perguruan tinggi menjadi salah satu kekuatan penting dalam mendatangkan masyarakat luar daerah ke Kabupaten Barru.
“Perguruan tinggi menjadi salah satu kekuatan untuk mendatangkan orang ke Barru. Dan IAI DDI Mangkoso sudah memiliki daya tarik itu. Mahasiswanya lebih dari 70 persen berasal dari luar Barru, artinya kampus ini sudah punya magnet tersendiri,” katanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Barru telah menetapkan kawasan Kecamatan Soppeng Riaja, khususnya Mangkoso, sebagai kawasan pusat pendidikan dalam rencana tata ruang wilayah daerah.
Selain itu, pemerintah daerah tengah membangun Sekolah Rakyat dengan anggaran sekitar Rp270 miliar yang lokasinya tidak jauh dari kawasan kampus IAI DDI Mangkoso. Sekolah tersebut direncanakan mulai beroperasi tahun ini dengan kapasitas sekitar 1.000 siswa.
Akreditasi Penting untuk Bantuan Pendidikan
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Barru menyoroti pentingnya akreditasi perguruan tinggi sebagai syarat utama mahasiswa memperoleh bantuan pendidikan dan beasiswa pemerintah.
“Mahasiswa sekarang menuntut adanya bantuan pendidikan. Tetapi syarat utamanya perguruan tinggi harus terakreditasi. Karena itu asesmen ini sangat penting,” jelasnya.
Ia juga mendorong perguruan tinggi untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk membuka program studi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.
“Perguruan tinggi harus melihat masa depan. Sekarang dunia bergerak sangat cepat. Jurusan-jurusan yang dibutuhkan saat ini harus mulai dipikirkan, termasuk bidang teknologi dan artificial intelligence,” ungkapnya.
Menurut Abustan, kualitas sebuah perguruan tinggi juga sangat ditentukan oleh kontribusi alumninya di tengah masyarakat.
“Yang paling menentukan sebuah perguruan tinggi hebat atau tidak adalah alumninya. Dan alumni DDI Mangkoso sudah tersebar di banyak tempat dan memberi kontribusi besar bagi masyarakat,” tuturnya.
Asesor BAN-PT Soroti Tata Kelola dan Validasi Data
Sementara itu, asesor BAN-PT dari Institut Agama Islam Negeri Tulungagung, Syamsun Niam, menyampaikan bahwa asesmen lapangan merupakan bagian penting dalam penguatan mutu kelembagaan dan tata kelola perguruan tinggi.
“Kami melihat semangat dan kekompakan luar biasa dari seluruh unsur di IAI DDI Mangkoso. Ini menjadi modal utama untuk terus berkembang dan bersaing dengan perguruan tinggi lainnya,” ujarnya.
Tim asesor juga menyoroti pentingnya pembenahan data akademik pada sistem Pangkalan Data Pendidikan Tinggi, khususnya terkait migrasi data dari status sekolah tinggi menjadi institut.
Menurutnya, validasi data menjadi faktor penting karena seluruh proses penilaian akreditasi berbasis pada data resmi dalam sistem pendidikan tinggi nasional.
Selain pemeriksaan dokumen dan data akademik, tim asesor juga dijadwalkan melakukan wawancara bersama pimpinan kampus, dosen, mahasiswa, alumni, hingga mitra kerja sama kampus.
Tim asesor turut mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Barru terhadap pengembangan pendidikan tinggi, termasuk kehadiran Wakil Bupati Barru dalam kegiatan asesmen tersebut.
“Ini menunjukkan adanya sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam membangun kualitas sumber daya manusia,” katanya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan dihadiri pimpinan kampus, dosen, mahasiswa, alumni, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
.jpeg)