Peran Perempuan Masa Kini, Bupati Barru Buka Seminar FPPI


BARRU, SAORAJANEWS.COM
Peran perempuan masa kini dalam menentukan kualitas generasi bangsa menjadi sorotan utama dalam Seminar Interaktif yang digelar Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) DPC Kabupaten Barru, Selasa (28/4/2026). Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, di Baruga Singkerru Adae.

Seminar bertema “Peran Perempuan Masa Kini dalam Meningkatkan Kesehatan, Gizi, dan Pendidikan Anak Usia Dini” ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari organisasi perempuan, pemerintah daerah, hingga insan pers. Fokus utamanya adalah memperkuat peran perempuan dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter sejak usia dini.

Dalam sambutannya, Bupati Barru menegaskan bahwa peran perempuan masa kini tidak bisa dilepaskan dari semangat perjuangan R.A. Kartini. Ia mengajak perempuan untuk mengubah cara pandang terhadap tanggung jawab, bukan sebagai beban, melainkan kebanggaan.

“Kitalah perempuan Kartini masa kini. Mari kita hilangkan anggapan bahwa tanggung jawab adalah beban, melainkan sebuah kebanggaan yang patut kita syukuri,” ujarnya.

Perempuan Penentu Masa Depan Generasi

Bupati Andi Ina menekankan bahwa perempuan memiliki posisi strategis dalam menentukan arah masa depan anak-anak, terutama pada fase usia dini yang dikenal sebagai masa emas perkembangan.

“Tanggung jawab terhadap tumbuh kembang anak-anak kita ada di tangan kita. Hal ini akan menentukan arah masa depan mereka,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya pendekatan kasih sayang dalam mendidik anak. Menurutnya, nilai-nilai yang ditanamkan sejak dini akan membentuk karakter hingga dewasa.

“Perlakukan anak-anak dengan penuh kasih sayang. Dari situlah karakter yang baik akan tumbuh dan melekat hingga dewasa,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa memori anak usia dini masih sangat terbuka dan siap menerima berbagai nilai positif.

“Memori anak usia dini masih kosong dan siap diisi. Jika diisi dengan nilai-nilai kebaikan, pengetahuan, dan perilaku yang benar, maka hal itu akan menjadi pedoman mereka hingga dewasa,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua FPPI DPC Kabupaten Barru menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa penguatan peran perempuan masa kini membutuhkan kolaborasi lintas sektor.

“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Ibu Bupati, para pimpinan perangkat daerah, narasumber, organisasi perempuan, insan pers, serta seluruh peserta yang telah berpartisipasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, FPPI hadir sebagai organisasi yang berkomitmen meningkatkan kapasitas dan kemandirian perempuan dalam berbagai aspek kehidupan, berlandaskan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945.

Menurutnya, perempuan bukan hanya objek pembangunan, tetapi juga subjek utama yang berperan aktif dalam membangun bangsa.

“Perempuan adalah pendidik pertama dalam keluarga, penguat nilai masyarakat, dan penjaga generasi,” tambahnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pemenuhan kebutuhan dasar anak secara menyeluruh, tidak hanya dari sisi gizi dan pendidikan, tetapi juga kasih sayang dan rasa aman dalam keluarga.

“Anak usia dini adalah masa pembentukan dasar kesehatan, kecerdasan, karakter, dan kebiasaan hidup. Apa yang kita tanamkan hari ini akan menjadi bekal mereka di masa depan,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Ketua FPPI mengajak seluruh peserta untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, dimulai dari lingkungan keluarga.

“Mari kita mulai dari rumah, pastikan anak-anak mendapatkan gizi yang cukup, pendidikan yang baik, serta tumbuh dalam lingkungan yang penuh kasih dan nilai-nilai kebaikan,” ajaknya.

Seminar ini diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, melainkan langkah awal memperkuat gerakan bersama dalam meningkatkan peran perempuan masa kini di Kabupaten Barru, khususnya dalam membangun generasi yang berkualitas.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama